Sejarah

 

Permasalahan Narkoba merupakan permasalahan kejahatan besar (extraordinary crime) yang terorganisasi dan memiliki jaringan yang luas melampaui batas Negara. Hal ini menjadi tanggung jawab seluruh bangsa dan rakyat Indonesia. Untuk itu dalam rangka mengintensifkan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), pada tahun 2009 pemerintah mengeluarkan Undang-Undang (UU) Nomor 35 tentang Narkotika.

Dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 diatur kelembagaan Badan Narkotika Nasional (BNN) dari lembaga non struktural sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Program nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) menjadi tugas utama BNN. Dalam rangka mewujudkan program P4GN, BNN menyebar sampai tingkat wilayah provinsi bahkan kabupaten/kota di Indonesia.

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) adalah instansi vertikal BNN yang melaksanakan tugas, fungsi, dan wewenang BNN dalam wilayah provinsi. BNNP Gorontalo merupakan instansi vertikal BNN yang bertugas di wilayah provinsi Gorontalo. Dahulu BNNP Gorontalo, merupakan instansi pemerintah daerah provinsi Gorontalo dengan nama Badan Narkotika Provinsi (BNP) Gorontalo. Namun sejak tanggal 20 April 2011, melalui kesepakatan bersama antara pihak BNN dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, BNP Gorontalo berubah menjadi lembaga vertikal dengan nama BNNP Gorontalo.

BNNP Gorontalo dipimpin oleh seorang Kepala dan bertanggung jawab kepada Kepala BNN. Kepala BNNP Gorontalo pertama yakni Drs. H. Hamdan Dumbi yang dilantik pada tanggal 20 April 2011 bersamaan dengan peresmian BNNP Gorontalo. BNNP Gorontalo memiliki pimpinan dan jajarannya yang berasal dari latar belakang yang berbeda. Ada yang berasal dari PNS Pusat baik organik maupun peralihan status, PNS Provinsi Gorontalo yang berstatus dipekerjakan, dan dari unsur Kepolisian Daerah Gorontalo yang berstatus penugasan.

Sesuai dengan amanat pasal 67 UU Nomor 35 Tahun 2009, BNNP Gorontalo melakukan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan berbagai kegiatan melalui Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Bidang Rehabilitasi, serta Bidang Pemberantasan. Melalui bidang tersebut BNNP Gorontalo bersinergi dengan seluruh elemen/komponen masyarakat Gorontalo untuk melakukan perlawanan terhadap kejahatan Narkoba.